Back to portfolio
9 Oktober 20263 menit baca

Landing Page Bisnis Sepi Client? Perbaiki 4 Hal Ini

Bantu calon client memahami penawaran dan yakin menghubungi bisnis Anda lewat landing page yang fokus, mudah digunakan, dan punya bukti nyata.

landing page bisnislanding page efektifjasa pembuatan websitewebsite bisnis profesionaldesain landing pageoptimasi konversi landing pagejasa pembuatan landing page
startup business people laptop untuk artikel blog Naufal Prakoso

1. Jelaskan Penawaran yang Langsung Dipahami Calon Client

Landing page bisnis adalah halaman yang mengarahkan pengunjung pada satu tujuan, seperti meminta penawaran atau menjadwalkan konsultasi. Ketika seseorang membukanya, bagian pertama perlu menjawab pertanyaan sederhana: apa yang Anda tawarkan, siapa yang Anda bantu, dan kebutuhan apa yang bisa Anda selesaikan? Founder dan pemilik UMKM perlu melihat hubungan antara layanan Anda dengan masalah bisnis mereka sebelum tertarik membaca lebih jauh.

Tulis judul yang menyebut layanan dan manfaat konkretnya. Sebagai contoh, bisnis katering bisa menjelaskan bahwa mereka menyediakan paket makan untuk acara kantor, lalu menampilkan pilihan menu dan cara meminta penawaran. Pastikan pesan tersebut sesuai dengan iklan atau tautan yang membawa pengunjung ke halaman. Untuk jasa pembuatan website, jelaskan kebutuhan yang ditangani, seperti menampilkan katalog atau menerima permintaan konsultasi, tanpa menjanjikan kenaikan penjualan yang belum terbukti.

2. Bangun Kepercayaan dengan Portofolio dan Proses yang Jelas

Calon client membutuhkan bukti sebelum menyerahkan anggaran dan kebutuhan bisnisnya. Tampilkan proyek yang relevan dengan penawaran di landing page. Sertakan masalah awal, lingkup pekerjaan, dan solusi yang dibuat agar pengunjung bisa menilai kemampuan Anda. Jika memiliki testimoni, gunakan pernyataan asli dengan izin pemiliknya. Hindari angka keberhasilan atau logo client yang tidak bisa Anda pertanggungjawabkan.

Jelaskan juga cara kerja sama berlangsung: informasi yang perlu disiapkan, bagaimana lingkup pekerjaan disepakati, dan apa saja yang termasuk dalam hasil akhir. Pada layanan software engineering, pembahasan mengenai revisi, pengelolaan konten, serta pemeliharaan membantu calon client memahami tanggung jawab masing-masing pihak. Kejelasan ini memberi mereka dasar untuk mengambil keputusan dan mengurangi salah paham ketika proyek dimulai.

3. Mudahkan Pengunjung Menghubungi Bisnis lewat Ponsel

Periksa landing page melalui ponsel sebelum menggunakannya untuk promosi. Pastikan tulisan terbaca, tombol mudah disentuh, dan formulir bisa diisi tanpa memperbesar layar. Sesuaikan ukuran gambar dan batasi elemen yang memperlambat halaman. Website bisnis profesional perlu membantu pengunjung menyelesaikan tindakan yang dituju, termasuk saat mereka memakai layar kecil atau koneksi yang terbatas.

Pilih satu ajakan utama yang sesuai dengan tahap keputusan calon client, misalnya Minta Penawaran Website atau Diskusikan Kebutuhan Proyek. Tempatkan tombol setelah penjelasan penawaran dan setelah bukti pendukung. Jika menggunakan formulir, minta informasi yang diperlukan untuk percakapan awal, seperti nama, kontak, dan kebutuhan singkat. Uji pengiriman formulir serta tautan WhatsApp, lalu berikan konfirmasi agar pengunjung mengetahui bahwa permintaannya berhasil terkirim.

4. Ukur Pertanyaan yang Masuk dan Perbaiki Hambatannya

Untuk mengevaluasi landing page efektif, catat sumber kunjungan, klik tombol kontak, dan formulir yang berhasil dikirim. Bedakan klik WhatsApp dengan percakapan yang benar-benar masuk, lalu perhatikan berapa banyak pertanyaan yang sesuai dengan layanan Anda. Jika pengunjung membuka formulir tetapi tidak menyelesaikannya, periksa apakah kolomnya terlalu banyak atau muncul kendala teknis. Uji satu perubahan pada satu waktu agar hasilnya lebih mudah ditafsirkan. Jumlah client juga bergantung pada kecocokan penawaran, kualitas trafik, dan tindak lanjut bisnis.

Jika Anda sedang mencari jasa pembuatan website, siapkan gambaran target pelanggan, layanan utama, dan tindakan yang ingin dilakukan pengunjung. Naufal Prakoso adalah Software Engineer Indonesia dengan fokus pada web development dan jasa pembuatan aplikasi mobile, termasuk Next.js, Android, iOS, Kotlin, dan Firebase. Untuk mendiskusikan landing page bisnis Anda, sertakan contoh halaman yang disukai serta kebutuhan integrasinya. Informasi tersebut membantu pembahasan lingkup pekerjaan dan pilihan teknologi menjadi lebih konkret.

Build with this thinking

Need a website or mobile app that turns ideas into shipped product?

Explore focused service paths or review shipped works before starting a project brief.

Related posts