Tantangan
Penjualan dari beberapa kanal memiliki diskon, biaya, status, dan kelengkapan modal yang berbeda. Menganggap semua input sudah lengkap dapat menghasilkan angka profit yang menyesatkan.
Product showcase
Sistem operasional toko untuk mencatat penjualan, mengimpor pesanan marketplace, dan menelusuri dasar perhitungan profit.
Product overview
Mainan menghubungkan produk, transaksi, biaya, dan pesanan marketplace dalam backoffice toko. Studi kasus ini berfokus pada konsistensi data: satu pesanan tidak boleh menjadi dua penjualan saat diimpor ulang, dan perubahan modal produk tidak boleh mengubah catatan biaya transaksi lama.
Context & approach
Tantangan
Penjualan dari beberapa kanal memiliki diskon, biaya, status, dan kelengkapan modal yang berbeda. Menganggap semua input sudah lengkap dapat menghasilkan angka profit yang menyesatkan.
Solusi
Transaksi menyimpan snapshot modal dan sumber pesanan. Impor memakai identitas pesanan untuk memperbarui catatan yang sama, sementara ringkasan finansial membatasi tampilan profit ketika input yang diperlukan belum tersedia.
Product capability
Audience
Real-world fit
Delivery status
Product value
Kemampuan utama yang membentuk pengalaman pengguna.
01
Pesanan dengan identitas yang sama memperbarui snapshot sumber tanpa membuat penjualan duplikat.
02
Snapshot modal mempertahankan konteks biaya saat transaksi dibuat.
03
Profit dibatasi ketika modal atau input finansial belum lengkap.
Technical credibility
Sorotan pendekatan yang dapat diverifikasi dari scope produk.
01
Pembuatan penjualan menggunakan transaksi serializable, pemeriksaan idempotency key, dan penguncian produk.
02
Nominal dan tanggal pembayaran yang sudah dikonfirmasi tidak ditimpa oleh perubahan berikutnya.
03
Peran OWNER dan ADMIN memiliki cakupan tampilan finansial yang berbeda.
Trade-offs
System view
Backoffice
Produk, transaksi, impor, dan pengeluaran dengan akses berdasarkan peran.
Layanan transaksi
Validasi, idempotensi, snapshot, dan rekonsiliasi di server.
PostgreSQL
Penyimpanan transaksi melalui Prisma dan constraint database.
Stack
Database
PostgreSQL
Data access
Prisma
Application
TypeScript
Dari bukti ke scope
Saya dapat membantu memetakan target pengguna, workflow inti, pendekatan teknis, budget, dan timeline untuk versi yang sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Rancang Scope AwalSimilar build reference
Kisaran ini adalah estimasi membangun solusi dengan scope dan kompleksitas serupa, bukan harga historis proyek yang ditampilkan.
Estimasi budget
Rp15–30 juta
Estimasi timeline
6–9 minggu
Harga dan timeline final bergantung pada fitur, platform, desain, integrasi, infrastruktur, revisi, dan kecepatan feedback.
Handover
Scope education
Faktor ini membantu menjelaskan mengapa dua produk yang terlihat mirip dapat memiliki kebutuhan pengembangan berbeda.
Optional scope
01
Kelola data, konten, pengguna, dan aktivitas operasional.
02
Login, session, hak akses, dan alur pengguna berbeda.
03
Integrasi pembayaran dan status transaksi.
04
Notifikasi atau alur komunikasi melalui WhatsApp.
05
Dashboard analitik, filter, dan export laporan.
Typical process
Tahapan ini adalah proses umum untuk produk serupa, bukan kronologi historis proyek yang ditampilkan.
Memetakan target pengguna, tujuan bisnis, dan batas scope.
Menyusun prioritas fitur, alur utama, dan kebutuhan integrasi.
Membangun interface responsif dan workflow inti.
Menghubungkan data atau API dan menguji jalur penting.
Menyiapkan deployment, handover, dan stabilisasi awal.
Build your version
Pilih fitur tambahan untuk mendapatkan perkiraan awal budget dan timeline. Hasil ini bukan penawaran final.
FAQ
Tidak. Angka yang ditampilkan adalah estimasi awal untuk membangun solusi dengan scope serupa. Penawaran final baru dapat disusun setelah requirement, integrasi, desain, dan target rilis dipahami.
Source code dan technical handover dapat dimasukkan ke dalam deliverables dan akan ditegaskan di proposal proyek.
Keduanya dapat termasuk sesuai scope. Kebutuhan backend, infrastruktur, akun layanan, dan target deployment akan dipetakan saat discovery.
Bisa. Versi pertama dapat difokuskan pada workflow inti, lalu dikembangkan bertahap berdasarkan feedback pengguna dan prioritas bisnis.
Bisa. Saya dapat bekerja dari desain yang sudah ada atau memetakan integrasi dengan sistem existing setelah akses dan kontraknya ditinjau.
Related expertise
Next step
Ceritakan target pengguna dan workflow utama yang Anda butuhkan. Saya dapat membantu memetakan scope, pendekatan teknis, budget, dan timeline pengembangannya.